Title : Field Operation Officer LCF3 Leuser Agroforestri Kopi
Project : LCF3 Leuser Agroforestry
Area kerja : Aceh Tengah, Bener Meriah/ Provinsi Aceh
Supervisor : Project Manager
Batas Waktu Permohonan : 27 Oktober 2026.
I. Deskripsi Organisasi
Leuser International Foundation (LIF) atau Yayasan Leuser Internasional (YLI) adalah Organisasi Non-Pemerintah yang berupaya melestarikan 2,6 juta hektar ekosistem hutan Leuser yang terletak di provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Indonesia. Yayasan ini memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman konservasi dalam perlindungan sumber daya alam dan satwa yang terancam punah, pengembangan masyarakat, dan peningkatan kapasitas bagi pemangku kepentingan lingkungan hidup dan pembuat kebijakan. Yayasan ini didirikan pada tahun 1994 oleh beberapa tokoh publik nasional yakni menteri aktif, aktivis lingkungan hidup, akademisi, dan pemimpin daerah dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Indonesia.
Untuk melindungi Bentang Alam Ekologis di Dataran Tinggi Gayo di provinsi Aceh, Livelihoods Climate Fund (skema LCF3), bekerja sama dengan YLI, meluncurkan sebuah proyek untuk meningkatkan produktifitas dan peningkatan manfaat ekologi dan ekonomi pada 11.800 Ha lahan perkebunan kopi Arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh yang merupakan lokasi strategis keanekaragaman hayati tinggi yang juga merupakan daerah penyangga (buffer zone) bagi taman nasional Gunung Leuser.
Proyek ini bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap penghidupan 10.000 petani kopi skala kecil, dengan mendorong produksi dan distribusi serta penanaman 1,8 juta bibit pohon (di antaranya adalah jenis pohon yang menghasilkan pendapatan), memfasilitasi akses petani terhadap pupuk organik yang diproduksi secara lokal, dan menyediakan bantuan penyuluhan berkelanjutan dalam praktik-praktik perkebunan yang baik (Good Agriculture Practices/ GAP) bidang perkebunan termasuk pengembangan peluang diversifikasi pendapatan petani yang pada akhirnya meningkatkan penghidupan dan kesejateraan para petani.
II. Deskprisi Tugas dan Tanggungjawab:
- Mengkoordinasikan dan memastikan seluruh rencana kerja operasional lapangan meliputi: registrasi, rencana pembibitan, distribusi dan logistik penanaman dan pasca penanaman,
- Membangun komunikasi yang efektif, mengkoordinasikan lintas tim dan pemangku kepentingan, serta menyelesaikan permasalahan operasional di lapangan secara proaktif dan berorientasi pada solusi.
- Bekerja secara intensif di lapangan, melakukan perjalanan ke wilayah proyek yang terpencil, serta beradaptasi dengan kondisi geografis, sosial, dan budaya setempat.
- Menjalankan tugas pelaporan kepada Project Manager.
- Bekerjasama dan berkoordinasi intensif dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Proyek dan Kader Desa intervensi di lapangan.
- Membantu tugas -tugas operasional lainnya yang dibutuhkan oleh Proyek di tingkat desa
III. Tugas dan Tanggung Jawab
A. Registrasi:
- Melalui kunjungan dan supervise lapangan, memastikan kegiatan registrasi petani, plot, dan luas lahan intervensi yang dilaksanakan oleh Korlap dan Kader telah sesuai dengan rencana kerja dan target tahunan proyek;
- Memastikan seluruh proses registrasi petani, plot, dan lahan dilaksanakan oleh Korlap dan Kader sesuai dengan pedoman proyek;
- Memastikan Korlap dan Kader telah memahami teknis Density dan Diversity saat registrasi plot.
- Monitor proses Density dan Diversity pohon pada seluruh lahan/plot intervensi sesuai dengan desain teknis proyek;
- Memastikan kualitas, kelengkapan, konsistensi, dan akurasi data registrasi serta melakukan tindak lanjut terhadap temuan atau ketidaksesuaian data di lapangan;
- Mengidentifikasi hambatan dalam proses registrasi dan pencapaian target serta menyusun dan melaksanakan langkah-langkah perbaikan untuk memastikan target proyek dapat dicapai;
- Berkoordinasi dengan GIS Officer, Data Asisten, Korlap, Kader, Tim Monev, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kelancaran proses registrasi dan validasi data di lapangan.
- Bersama dengan Project Manager, mencari solusi jika terjadi hambatan, permasalahan dan rendahnya capaian/ target dalam seluruh rangkaian registrasi Proyek di tingkat desa dan plot.
- Menindaklanjuti seluruh temuan dan permasalahan registrasi di tingkat plot, desa, Kader dan Korlap.
B. Rencana Pembibitan:
- Memberikan masukan rencana kebutuhan bibit berdasarkan target penanaman, jenis tanaman, dan jadwal tanam
- Mengkoordinasikan rencana produksi bibit dengan tim pembibitan sesuai target kuantitas, kualitas, dan waktu
- Koordinasi dengan bagian pembibitan untuk memastikan ketersediaan stok bibit sesuai rencana distribusi dan kebutuhan lapangan.
- Berkoordinasi dengan Asisten Nurseri, dan Koordinator Lapangan terkait kesiapan bibit dan jadwal distribusi
C. Bidang Distribusi dan Logistik:
- Memberikan masukan, arahan, perencanaan atas jumlah, jenis, batch dan kebutuhan bibit yang diperlukan setiap tahun oleh Proyek.
- Memetakan dan menilai kelayakan vendor-vendor bibit swasta dan komunitas sebagai penyalur bibit-bibit yang dibutuhkan oleh Proyek.
- Mengoordinasikan dan memastikan distribusi bibit dengan mempertimbangkan kesiapan petani termasuk TPS, lahan, lay out lubang tanam, ketersediaan lubang tanam, perawatan bibit layak di TPS, pengambilan bibit oleh petani dan pekerjaan distribusi bibit lainnya.
- Mengawasi aktivitas-aktivitas, kendala-kendala dan capaian-capaian terkait Bidang Pembibitan dan Distribusi lainnya.
- Memastikan proses pemuatan, pengangkutan, dan penurunan bibit dilakukan sesuai SOP untuk meminimalkan kerusakan bibit selama distribusi.
- Memastikan proses penyaringan kualitas bibit di Tempat Pengumpulan Sementara (TPS) dilaksanakan sesuai standar sebelum bibit didistribusikan atau ditanam.
- Mengoordinasikan proses identifikasi, pencatatan, dan pengajuan klaim terhadap bibit rejek atau bibit yang rusak selama distribusi kepada nursery
- Mengoordinasikan proses pengambilan bibit oleh petani sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan dan dokumentasi serah terima bibit kepada petani lengkap dan terdokumentasi dengan baik.
D. Bidang Penanaman:
- Melakukan supervisi, identifikasi dan tindak lanjut seluruh tahapan pra penanaman, proses penanaman dan pasca penanaman bibit oleh petani di tingkat plot dan mengambil langkah-langkah aksi dan solusi yang cepat, tepat serta terukur jika terjadi kendala atau lambatnya penanaman yang dilakukan oleh para petani.
- Melakukan evaluasi pada penerapan petani terhadap aspek Diversity dan Density saat penanaman pohon, pemakaian Ajir, perawatan bibit di kebun, pelaksanaan sambung pucuk dan faktor-faktor agronomi lainnya yang berkontribusi pada pertumbuhan bibit-bibit yang telah didistribusikan kepada para petani.
- Mengawasi rencana kegiatan Penyulaman untuk bibit-bibit yang gagal tumbuh dan memahami penyebab kegagalan tumbuh tersebut untuk perbaikan di tahapan penanaman selanjutnya.
- Mengawasi aktivitas-aktivitas, kendala-kendala dan capaian-capaian terkait Bidang Pembibitan dan Distribusi lainnya.
- Memastikan petani menyiapkan lubang-lubang penanaman melalui kader desa sebelum bibit diantar ke lokasi
- Memastikan distribusi dan keamanan bibit diterima oleh petani pada desa/wilayah kerja dengan jumlah yang telah ditentukan
- Memastikan proses pengangkutan dan pemindahan bibit dari titik distribusi ke lahan petani dilaksanakan sesuai prosedur, sehingga kualitas, kondisi, dan jumlah bibit tetap terjaga hingga diterima di lokasi penanaman
- Memastikan bibit hanya diberikan kepada petani yang sudah siap tanam.
E. Bidang Pasca Tanam:
- Berkoordinasi dengan Senior Agronomis dan Koordinator Lapangan dalam pelaksanaan kegiatan pasca tanam.
- Berkoordinasi dengan Monitoring Associate untuk memastikan kegiatan monitoring penanaman, tingkat hidup, pertumbuhan, dan kondisi tanaman berjalan dengan baik.
- Berkoordinasi dengan Koordinator Lapangan dan Kader Desa untuk memastikan penanaman hanya dilakukan pada lahan yang telah terverifikasi
- Mengoordinasikan pemasangan ajir atau penanda identifikasi pada setiap bibit yang ditanam bersama Koordinator Lapangan dan Kader Desa
- Memberikan masukan dan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan pasca tanam.
F. Perencanaan Operasional:
- Menyusun dan mengoordinasikan rencana operasional berdasarkan target, workplan, dan jadwal pelaksanaan proyek;
- Menjalankan administrasi pengadaan bibit dan disribusinya.
- Mengembangkan strategi pelaksanaan kegiatan operasional di lapangan untuk memastikan pencapaian target proyek;
- Menjalankan rencana kebutuhan sumber daya, termasuk tenaga kerja, bibit, sarana pendukung, logistik, dan transportasi guna mendukung kelancaran implementasi proyek;
- Mengidentifikasi potensi risiko operasional yang dapat memengaruhi pelaksanaan kegiatan di lapangan serta mengusulkan langkah-langkah mitigasi untuk meminimalkan dampaknya;
- Memastikan seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), pedoman teknis proyek, persyaratan Investor serta ketentuan YLI.
IV. Kualifikasi Yang Diinginkan
- Lulusan S1 dengan ilmu relevan (atau sarjana dengan pengalaman signifikan) di bidang Pertanian, Kehutanan, Agronomi, Ekonomi, atau bidang terkait;
- Pengalaman kerja minimal Lima Tahun (5) tahun dengan tanggung jawab progresif dalam eksekusi dan operasi Proyek, lebih diminati yang berpengalaman di sektor kopi di dataran tinggi Gayo, provinsi Aceh;
- Mampu mengidentifikasi dan menindaklanjuti, dan menyelesaikan seluruh tugas-tugas, temuan-temuan, catatan-catatan yang diterima dan diberikan dari Project Manager.
- Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, dan koordinasi yang baik dengan tim terutama Korlap dan Kader serta pemangku kepentingan di tingkat desa.
- Mampu beradaptasi dengan baik secara sosial dan memiliki kepekaan adat budaya lokal
- Mampu bekerja di bawah tekanan, berorientasi pada pencapaian target, dan menyelesaikan permasalahan operasional secara efektif dalam kondisi lapangan yang dinamis.
- Memiliki kemampuan menganalisis permasalahan operasional serta menyusun solusi yang efektif.
- Memiliki kemampuan membina tim lapangan untuk mencapai target proyek
- Memiliki integritas tinggi, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Surat lamaran dan CV dikirim ke alamat email: leuser@leuserfoundation.org dan cc ke lif.kph@gmail.comdengan subyek: (Field Operation Officer)_(nama lengkap) paling lambat tanggal 27 Oktober 2026.
*) Hanya pelamar yang memenuhi syarat akan dipanggil wawancara. Perempuan dan laki-laki mendapat kesempatan yang sama.